Menjawab “Tantangan” Fathan Asadudin Sembiring Tentang PKS
Beberapa hari yang lalu, penulis sempat mengangkat kasus tentang simpatisan dan kader PKS yang selama ini dikenal sering “teriak” anti asing, aseng, asong, China (komunis) tetapi anak mantan Presiden PKS, yang pernah menjabat sebagai menteri dan saat ini sebagai anggota Majelis Syuro PKS ternyata kuliah di China yang sering dikatakan negara komunis anti Islam oleh simpatisan dan kader mereka.
Bahkan petinggi PKS seperti Ketua Majelis Syuro PKS serta Presiden PKS juga pernah menerima kunjungan dubes China di kantor DPP PKS seperti yang sudah penulis bahas di https://seword.com/politik/anak-petinggi-pks-bangga-dan-bahagia-kuliah-di-china-apa-kabar-jonru-dan-kader-lainnya/.
Ternyata tulisan tersebut ditanggapi langsung oleh anak petinggi PKS tersebut yang bernama Fathan Asadudin Sembiring (FAS) seperti yang terlihat dalam postingan-nya berikut ini :

Screen shot postingan Fathan Asadudin Sembiring tentang tulisan Seword
Dalam screen shot di atas, FAS “menantang” untuk membuktikan jika PKS selama ini adalah anti China…
Serius ???
Sebelum penulis menjawab “tantangan” dari FAS di atas, penulis akan memberikan informasi sekilas tentang FAS. Dari situs http://www.berkuliah.com/2014/07/menuntut-ilmu-hingga-ke-negeri-china.html
Kita dapat informasi sekilas tentang FAS Sepeti berikut ini :
1. FAS menempuh pendidikan S1 di Universitas Padjajaran jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial. Dia mendapatkan beasiswa dari China berkat informasi dari kedutaan China di Indonesia. Pada tahun 2014 adalah tahun ketiga Fathan berada di China. Pada dua tahun pertama, dia mengambil program bahasa mandarin di universitas di Beijing. Tahun ini, Fathan mengambil program Internasional Bisnis program master di University of International Business and Economic yang terletak di Kota Beijing.
Jika pada tahun 2014 adalah tahun ketiga FAS berada di China seperti yang dimuat dalam situs di atas, berarti FAD sudah berada di China sejak tahun 2011. Dan hal ini sesuai dengan pengakuannya sendiri di situs gratisan milik PKS bahwa FAS sudah berada di China sejak tahun 2011 yang lalu. (Sumber)
Jadi sudah jelas ya ya, jika FAS sudah kuliah di China sejak 2011, jadi gak heran jika dia banyak “kehilangan informasi” tentang sifat simpatisan/ kader PKS lainnya terhadap China di Indonesia. Dengan kata lain, pantaslah jika dia tidak mengetahui bagaimana simpatisan/ kader PKS teriak anti asing, aseng, asong, China yang sering dikatakan komunis !!!
FAS, Kemana aja selama ini ???

Karena FAS sudah meminta penulis untuk “membuktikan” jika PKS selama ini “anti” terhadap China, maka dengan senang hati penulis akan menjawab “tantangan” tersebut berikut ini :
1. Situs PKS Bondowoso secara tegas mengatakan jika China itu negara komunis yang anti Islam seperti dalam postingannya berikut ini :

http://www.pksbondowoso.org/2016/06/derita-muslim-uighur-pemerintah-komunis.html
Fathan, dalam situs PKS Bondowoso di atas, PKS secara tegas mengatakan China sebagai negara komunis dan “anti” Islam dengan membuat postingan bahwa China (komunis) melarang umat Islam berpuasa disana !!!

2. Situs PKS Nongsa, PKS mengatakan jika Pemerintah Indonesia (Jokowi) terlalu banyak makan uang dari China sehingga Pemerintah tidak berani melarang Pemerintah komunis China untuk melarang muslim China berpuasa !!!

http://pksnusantara.blogspot.co.id/2015/06/indonesia-banyak-makan-duit-dari-china.html
Situs PKS Nongsa lho yang mengatakan jika Pemerintah Indonesia terlalu banyak makan uang dari China, Pemerintah China sebagai negara komunis yang anti Islam !!!

3. Dari situs milik kader PKS yang menjadi situs favorit simpatisan dan kader PKS juga mengatakan jika Pemerintah China yang komunis mulai membatasi praktik agama Islam di Xinjiang Uyghur, China.
Dengan kata lain, situs milik kader PKS tersebut ingin mengatakan bahwa China sebagai negara komunis anti Islam !!!


https://www.portal-piyungan.com/partai-komunis-china-haramkan-anggotanya-memeluk-agama/
4. Bahkan cyber army PKS yang merupakan pasukan “militan” PKS di media sosial juga mengatakan jika Pemerintah China “menyelundupkan” tentara terlatih China sebagai tenaga kerja yang bertujuan untuk mencuri data dan dipersiapkan untuk merebut kekuasaan di Indonesia !!! Ha ha ha
Bahkan PKS cyber Army juga mengatakan jika Pemerintah China sengaja memberitakan hal-hal yang baik tentang China sehingga banyak orang Indonesia “tertarik” dengan China dan orang Indonesia akan memberitakan tentang kehebatan China.
Dan Fathan juga mempromosikan kuliah di China seperti yang dilansir dalam situs http://www.berkuliah.com/2014/07/menuntut-ilmu-hingga-ke-negeri-china.html
Wkwkwkwkwkwk