Subscribe Us

DPRD Labuhanbatu 'Gedor' Dugaan Korupsi Dana Hibah MD KAHMI, RDP Digelar Pagi Ini!

 

Panggung politik dan hukum di Kabupaten Labuhanbatu mendadak memanas. Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu secara resmi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) hari ini, Senin (6/4/2026), guna membongkar kotak pandora terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Hibah MD KAHMI Tahun Anggaran 2023.

Langkah tegas legislatif ini merupakan respons langsung terhadap gelombang desakan transparansi publik yang kian menguat.


Surat Sakti Ketua DPRD Memanggil

Bukan sekadar wacana, pemanggilan ini diperkuat dengan surat undangan resmi bernomor 005/675/KOM-I/DPRD/2026. Dokumen tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Labuhanbatu, Arjan Priadi Ritonga, yang menginstruksikan pembahasan intensif di tingkat komisi.

Penyelidikan parlemen ini berakar dari laporan berani yang dilayangkan oleh Arif Hakiki Hasibuan pada awal Januari lalu. DPRD bertindak cepat menyikapi dugaan penyelewengan dana umat dan organisasi yang bersumber dari APBD tersebut.


Membuka Tabir Gelap Dana Hibah

Arif Hakiki Hasibuan, selaku pelapor, mengonfirmasi kehadirannya di gedung wakil rakyat untuk membedah fakta-fakta tersembunyi di balik pengelolaan dana tersebut.

"Agenda ini diharapkan dapat membuka tabir terkait transparansi penggunaan dana hibah di organisasi tersebut, yang sebelumnya telah menjadi perhatian publik di Labuhanbatu," tegas Arif saat memperlihatkan poin utama surat pemanggilan tersebut.


Publik Menanti Hasil

Masyarakat kini menunggu, apakah RDP ini akan berujung pada rekomendasi hukum ke pihak Kejaksaan atau Kepolisian, ataukah ada fakta baru yang akan mengejutkan publik Labuhanbatu.

Akankah skandal dana hibah ini menyeret nama-nama besar? Pantau terus perkembangan kasus ini hanya di WahanaNews Labuhanbatu.*


https://labuhanbatu.wahananews.co/peristiwa/breaking-news-dprd-labuhanbatu-gedor-dugaan-korupsi-dana-hibah-md-kahmi-rdp-digelar-pagi-ini-70xLp2sfO5/2#post_wahana

Kajari Karo Dan Tim Pidsus Diamankan Kejagung Buntut Penanganan Vidio Profil Desa

 

Kepala kejaksaan (Kajari) Karo Danke Rajagukguk, bersama dua anggotanya Kasi Pidsus Reinhard Harve Sembiring, dan jaksa penuntut Wira Arizona, diamankan Kejaksaan Agung (Kejagung), demikian dibenarkan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (05/04/2026).


Anang, membenarkan Kajari Karo diamankan buntut dari kasus Amsal Sitepu, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan video profil desa di Kabupaten Karo, bukan hanya Danke dan dua anghotanya tapi juga yang lain di jajaran lainnya yang terlibat penanganan kasus Amsal


“Benar, terhadap Kajari Karo, Kasipidsus dan para Kasubsi atau JPU terkait penanganan perkara Amsal Sitepu tersebut saat ini sudah ditarik tim dari Kejaksaan Agung untuk dilakukan klarifikasi dan di-examinasi nantinya terhadap mereka oleh internal Kejaksaan Agung, dalam penanganan kasus tersebut,” kata Anang


Diterangkan Anang, saat ini status para jaksa yang dipanggil Kejagung itu masih terperiksa. Belum ada keputusan lebih lanjut atas status dan jabatan mereka.


“Yang jelas untuk saat ini Danke Rajagukguk, Kasipidsus dan jaksa penuntut umum yang menangani kasus tersebut telah diamankan untuk dilakukan klarifikasi atau permintaan keterangan, apakah penanganan perkara sudah profesional atau tidak,” tambah Anang


Dia juga berjanji pemeriksaan internal ini dilakukan secara profesional. Dia memastikan, Kejagung akan menyampaikan hasilnya kepada publik secara transparan.


“Nanti kita tunggu hasil klarifikasi dan akan kami kabari, tentunya dalam hal ini kami butuh waktu dan kita tetap mengendepankan prinsip kehati-hatian tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah,” sambung Anang.


Anang juga mengungkapkan para jaksa terkait dijemput dan dibawa ke Jakarta, Sabtu (04/04/2026) malam waktu setempat, terkait penanganan kasus kasus dugaan korupsi pengadaan video profil desa di Kabupaten Karo, selain Kajari juga tim pidsus diduga menjadi penanggung jawab mutlak atas kasus tersebut


https://indekssumut.com/kajari-dan-kasi-pidsus-serta-jpu-diamankan-kejagun/

Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Kotapinang Terungkap, Karyawan Hotel Diamankan Polres Labusel

Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan dan/atau perbuatan cabul terhadap seorang anak perempuan di bawah umur di wilayah Kecamatan Kotapinang.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 00.30 WIB di kawasan mess karyawan Hotel Istana IX, Dusun Simaninggir, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang.

‎Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan seorang pria berinisial LMS (23) yang diketahui bekerja di hotel tersebut. Sementara korban merupakan anak perempuan di bawah umur sebut aja Bunga,(nama samaran).

‎Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya SP Sembiring, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Elimawan Sitorus, SH, MH mengatakan, terungkapnya kasus bermula dari laporan keluarga korban yang merasa curiga karena korban tidak pulang selama beberapa hari.

“Setelah menerima laporan, personel langsung melakukan penyelidikan, memeriksa Saksi-saksi, serta melakukan pengecekan ke lokasi kejadian hingga pelaku berhasil diamankan,” ujar AKP Elimawan, Jumat (3/4/2026)

‎Berdasarkan hasil penyelidikan, korban awalnya diajak pelaku berkeliling di sekitar Kotapinang pada Jumat malam (27/3/2026). Pelaku kemudian membujuk korban untuk ikut ke tempat tinggalnya di mess karyawan hotel, dilokasi tersebut, diduga pelaku melakukan tindakan asusila terhadap korban.

Korban diketahui sempat berada di lokasi itu selama beberapa hari sebelum akhirnya pulang dan menceritakan kejadian yang dialaminya kepada keluarga dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya.

Polisi menyebut, pelaku diduga membujuk korban dengan dalih memiliki hubungan asmara.Polisi kemudian mengamankan pelaku tanpa perlawanan di tempat kerjanya dan membawanya ke Mapolres Labuhanbatu Selatan untuk proses hukum lebih lanjut.

‎Dalam penyebaran kasus ini, petugas tetap mengamankan bukti berupa satu unit handphone milik pelaku dan satu stel pakaian.

‎AKP Elimawan menegaskan, pihak kepolisian berkomitmen memberikan perlindungan terhadap anak dan menindak tegas setiap bentuk kejahatan seksual.

‎Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyidikan dan berkas perkara akan segera diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)

Secara terpisah, Kasi Humas Polres Labuhanbatu Selatan AKP Sujono juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila melihat atau mengalami tindak pidana maupun gangguan kamtibmas. (HYT)


https://pirnas.com/berita/persetubuhan-anak-di-bawah-umur-di-kotapinang-terungkap-karyawan-hotel-diamankan-polres-labusel/

5 Tahun Kasus Penipuan Mengendap di Res Sergai, Pelapor Curiga Penyidik Kurang Profesional

 


Kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan yang dilaporkan sekitar lima tahun yang lalu, di Polres Serdang Bedagai (Sergai) hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan. Pelapor atas nama Pelita Siregar, “selain mengeluh ia juga mulai curiga terhadap kinerja penyidik, menduga adanya ketidakprofesionalan dalam penanganan kasus tersebut.”


Laporan saya waktu itu telah tercatat melalui surat tanda terima laporan polisi (STTLP) dengan nomor:, 114/VII/ 2020/SU/Res Sergai pada Hari Senin 5 (lima) Juli 2021 sekira pukul 12.40 WIB. Akan tetapi memasuki tahun kelima sang terlapor tak bisa disentuh hukum, “dan patut juga saya duga siterlapor telah mampu menjinakkan oknum Penyidik Polri melalui kongkalikong.”


Dengan waktu yang sangat lama ini pastinya siapapun pelapornya akan menaruh curiga atau menimbulkan dugaan, si terlapor mungkin sudah tak bisa merasakan penginapan gratis ketika berada dibalik terali besi. “Apa lagi jika saya ingat kembali kisah pahit yang saya alami (jadi terdakwa), hanya karena saya berusaha meminta agar uang saya dikembalikan si terlapor.”


Status kepastian hukum perkara yang saya laporkan ini sangat saya harapkan, agar nantinya tidak jadi beban dalam pikiran saya apa lagi, ketika saya sedang mengusahakan uang yang sekitar Rp 85.juta, bukanlah hal yang mudah gak taunya malah ketipu, dan “Semoga kasus penipuan ini menjadi terang benderang setelah ditindaklanjuti Kapolres melalui Satreskrim.” Sebut Pelita Siregar


Menimpali situasi, lewat whatsApp Kapolres Sergai melalui Ipda Qory Oloan Siregar., S.H Kepala Urusan Pembagian Operasi (KBO) memberikan tanggapan. “Terimakasih infonya terkait perkara biar kami cek dulu ya bang.” Tulis KBO sekira pukul 13.02 WIB di Hari Sabtu 4 April 2026 (J. S)


https://detikkasus.com/5-tahun-kasus-penipuan-mengendap-di-res-sergai-pelapor-curiga-penyidik-kurang-profesional/

KCIC Jelaskan Video Beredar Whoosh Berhenti di Jalur Layang Kopo

 


Jakarta - Beredar video yang memperlihatkan perjalanan kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh sempat terhenti di jalur layang Kopo. KCIC memberikan penjelasan mengenai video ini.

Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan terhentinya Whoosh di KM 126+383 sekitar wilayah Kopo terjadi pada Jumat (3/4). Ia menyebut ada beberapa benda asing yang terbawa angin ke lintasan Whoosh saat cuaca ekstrem.


"Ini kejadian Jumat lalu sewaktu ada kondisi cuaca ekstrem wilayah Bandung, ada beberapa benda asing yang terbawa angin ke jalur Whoosh sehingga harus disterilkan jalurnya," kata Eva kepada wartawan, Minggu (5/4/2026).


Eva mengatakan KA G1046 relasi Tegalluar Summarecon-Halim sempat dihentikan pukul 16.45 WIB. Ia menyebut sistem sensor dari Whoosh sudah mendeteksi keberadaan benda asing tersebut.


"Untuk memastikan keselamatan perjalanan akibat adanya penanganan benda asing yang masuk ke jalur karena cuaca ekstrem. Sebelumnya, sistem sensor telah mendeteksi keberadaan benda tersebut sehingga dapat diantisipasi dan tidak membahayakan perjalanan," katanya.


Eva mengatakan penangaanan kendala itu rampung pukul 16.48 WIB. Whoosh bisa beroperasi kembali pukul 16.49 WIB dengan normal tanpa keterlambatan signifikan.


"Penanganan selesai pada pukul 16.48 WIB dan pada pukul 16.49 WIB kereta kembali melanjutkan perjalanan. Operasional Whoosh tetap aman dan berjalan normal tanpa keterlambatan signifikan," ucapnya.


https://news.detik.com/berita/d-8429859/kcic-jelaskan-video-beredar-whoosh-berhenti-di-jalur-layang-kopo

Petani Kopi di Tanah Karo Gembira, Harganya Kini meroket

 


KARO – Para petani kopi di Sumatera Utara semringah. Sebab, saat ini harga jual biji Kopi Arabika di tingkat petani Sumatra Utara, khususnya Kabupaten Karo mencapai Rp 58 ribu per kilogram. 

Kenaikan harga kopi inipun terus terjadi sepekan terakhir.

Menurut informasi, awalnya harga kopi Rp 56 ribu dan berangsur-angsur mengalami kenaikan hingga mencapai Rp. 58 ribu.

“Sudah naik menjadi Rp 58 ribu per kilogram, sebelumnya kami petani kopi jual kisaran harga Rp 55- Rp 56 ribu per kg kepada pengepul,” ujar Nd Jansen br Karo, Petani Kopi di Kinepen, ketika ditemui awak media di Pengepul Ketaren Kopi di Simpang Singa, Sabtu (4/4/2026).

Ia menjelaskan, harga kopi ini mengalami kenaikan secara bertahap mulai dari Rp 55 ribu, kemudian Rp 56 ribu, lalu kini menjadi Rp 58 ribu.

Bahkan ada pengepul yang membeli kopi petani hingga harga Rp 59 ribu per kilogram.

Tentunya kenaikan harga jual biji kopi ini menjadi momen yang disyukuri oleh para petani setelah sempat melewati masa kemarau panjang sehingga panen terlambat pada beberapa waktu yang lalu. 

“Naiknya harga jual biji kopi ini tentunya sangat kami syukuri, karena saat ini buah kopi yang ada di kebun kami sudah mulai panen. Ya semoga harga biji kopi ini naik terus,” sebutnya.

Dalam hal ini, Nd Jansen Br Karo berharap harga jual biji kopi ini akan terus bertahan dan semakin naik, sehingga akan membuat petani kopi bersemangat untuk mengolah dan membudidaya kebun kopi. (Vandiaz/Ardi)

Sumber: https://www.sepindonesia.com/2026/04/04/petani-kopi-di-tanah-karo-riang-gembira-harganya-kini-tinggi/

Jalan Salib Muda-Mudi Gereja GBI Rapolo Tanjung Haloban Penuh dengan Hikmat


 LABUHANBATU - Persatuan muda-mudi Gereja GBI Rapolo, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, merayakan Hari Raya Paskah (Jumat Agung) dengan pagelaran prosesi Jalan Salib Yesus Kristus, Jumat (3/4/2026)

Sebelum adegan prosesi perjalanan salib Yesus dimulai, acara diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt. Tiopan Gultom.

Pdt. J. Manik dalam amanahnya menyampaikan, dalam keimanan Kristen, penyaliban Yesus Kristus di kayu salib Bukit Golgota adalah untuk membebaskan setiap orang/manusia yang percaya kepada-Nya dari naungan kegelapan belenggu dosa.

Prosesi perjalanan salib yang digelar pada perayaan Paskah Jumat Agung tahun 2026 ini untuk membangunkan serta membangkitkan iman kepercayaan umat Kristiani atas pengorbanan Yesus Kristus yang menebus dan membebaskan umat manusia yang percaya kepada-Nya dari jeratan dan belenggu dosa, imbuhnya.

Pagelaran perjalanan salib ini mengambil rute dari Pajak Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, hingga titik akhir di Gereja GBI Rapolo Tanjung Haloban.

Pantauan wartawan Gosumut.com sepanjang prosesi tersebut, tampak beberapa warga desa yang menyaksikan dan menghayati prosesi tersebut hingga menitikkan air mata, bahkan ada yang terisak-isak melihat betapa beratnya penderitaan yang ditanggung Yesus menuju penyaliban-Nya di Bukit Golgota. 

Ia memanggul salib sambil berjalan, dipukuli dengan cambuk, ditendang oleh tentara, serta diludahi oleh warga yang berteriak-teriak untuk menyalibkannya.

Prosesi akhir jalan salib berakhir di Gereja GBI Rapolo Tanjung Haloban setelah menempuh perjalanan melintasi sekitar 5 km. 

Dengan sangat hening, seluruh jemaat menyaksikan penyaliban Yesus Kristus oleh tentara Romawi bersama dua orang penjahat yang disalibkan bersama-Nya.

Selanjutnya, usai dipakukan di kayu salib, Yesus diangkat dan ditegakkan sebagaimana peristiwa penyaliban pada zamannya, hingga akhirnya Yesus Kristus mengembuskan napas terakhir sebagai pertanda akhir penebusan dosa. Ia akan bangkit kembali pada hari ketiga, naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa, dan kelak turun ke dunia untuk menghakimi orang yang bersalah dan berdosa sebagaimana dinubuatkan dalam firman Allah.

Pemeran Yesus Kristus dalam prosesi perjalanan salib yang diatraksikan oleh Persatuan Muda-Mudi GBI Rapolo Tanjung Haloban adalah Kristian Sitorus (12), siswa SMP Negeri II Bilah Hilir.

Dalam memerankan Yesus Kristus memikul salib hingga penyaliban, Kristian Sitorus tampil dengan penuh khidmat, membuat para penonton menitikkan air mata. Tiap pemeran berakting dengan serius, sehingga prosesi berlangsung benar-benar khidmat sepanjang perjalanan ±5 km.

Seluruh jemaat Gereja GBI Rapolo Tanjung Haloban turut hadir dalam acara Jalan Salib yang dilaksanakan oleh muda-mudi gereja tersebut.