Jalan Salib Muda-Mudi Gereja GBI Rapolo Tanjung Haloban Penuh dengan Hikmat
LABUHANBATU - Persatuan muda-mudi Gereja GBI Rapolo, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, merayakan Hari Raya Paskah (Jumat Agung) dengan pagelaran prosesi Jalan Salib Yesus Kristus, Jumat (3/4/2026)
Sebelum adegan prosesi perjalanan salib Yesus dimulai, acara diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt. Tiopan Gultom.
Pdt. J. Manik dalam amanahnya menyampaikan, dalam keimanan Kristen, penyaliban Yesus Kristus di kayu salib Bukit Golgota adalah untuk membebaskan setiap orang/manusia yang percaya kepada-Nya dari naungan kegelapan belenggu dosa.
Prosesi perjalanan salib yang digelar pada perayaan Paskah Jumat Agung tahun 2026 ini untuk membangunkan serta membangkitkan iman kepercayaan umat Kristiani atas pengorbanan Yesus Kristus yang menebus dan membebaskan umat manusia yang percaya kepada-Nya dari jeratan dan belenggu dosa, imbuhnya.
Pagelaran perjalanan salib ini mengambil rute dari Pajak Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, hingga titik akhir di Gereja GBI Rapolo Tanjung Haloban.
Pantauan wartawan Gosumut.com sepanjang prosesi tersebut, tampak beberapa warga desa yang menyaksikan dan menghayati prosesi tersebut hingga menitikkan air mata, bahkan ada yang terisak-isak melihat betapa beratnya penderitaan yang ditanggung Yesus menuju penyaliban-Nya di Bukit Golgota.
Ia memanggul salib sambil berjalan, dipukuli dengan cambuk, ditendang oleh tentara, serta diludahi oleh warga yang berteriak-teriak untuk menyalibkannya.
Prosesi akhir jalan salib berakhir di Gereja GBI Rapolo Tanjung Haloban setelah menempuh perjalanan melintasi sekitar 5 km.
Dengan sangat hening, seluruh jemaat menyaksikan penyaliban Yesus Kristus oleh tentara Romawi bersama dua orang penjahat yang disalibkan bersama-Nya.
Selanjutnya, usai dipakukan di kayu salib, Yesus diangkat dan ditegakkan sebagaimana peristiwa penyaliban pada zamannya, hingga akhirnya Yesus Kristus mengembuskan napas terakhir sebagai pertanda akhir penebusan dosa. Ia akan bangkit kembali pada hari ketiga, naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa, dan kelak turun ke dunia untuk menghakimi orang yang bersalah dan berdosa sebagaimana dinubuatkan dalam firman Allah.
Pemeran Yesus Kristus dalam prosesi perjalanan salib yang diatraksikan oleh Persatuan Muda-Mudi GBI Rapolo Tanjung Haloban adalah Kristian Sitorus (12), siswa SMP Negeri II Bilah Hilir.
Dalam memerankan Yesus Kristus memikul salib hingga penyaliban, Kristian Sitorus tampil dengan penuh khidmat, membuat para penonton menitikkan air mata. Tiap pemeran berakting dengan serius, sehingga prosesi berlangsung benar-benar khidmat sepanjang perjalanan ±5 km.
Seluruh jemaat Gereja GBI Rapolo Tanjung Haloban turut hadir dalam acara Jalan Salib yang dilaksanakan oleh muda-mudi gereja tersebut.
